Kreator ibu rumah tangga Rima

Perjalanan Content Creator Ibu Rumah Tangga: Kisah Rima Yuliar Ngonten dari Rumah

Di tengah kesibukan mengurus rumah dan keluarga, banyak ibu rumah tangga mulai mencari cara agar tetap bisa berkarya dan berdaya. Salah satu jalannya adalah menjadi content creator ibu rumah tangga. Rima Yuliar adalah salah satu contoh nyata bagaimana ngonten bisa menjadi ruang belajar, bertumbuh, sekaligus menghasilkan tanpa harus meninggalkan peran utama sebagai ibu.

Perjalanan Rima tidak instan. Hal itu dimulai dari sebuah niat untuk ingin tetap produktif dan memiliki penghasilan meski aktivitas sehari-hari banyak dilakukan di rumah.

Awal Ngonten dan Tantangan Content Creator Pemula

Seperti kebanyakan pemula, khususnya content creator ibu rumah tangga, tantangan terbesar Rima di awal adalah rasa kurang percaya diri. Ia belum terbiasa tampil in-frame, bingung menentukan angle konten, dan takut terlihat kaku di depan kamera. Namun, Rima memilih untuk tidak menunggu percaya diri datang lebih dulu.

Ia terus mencoba, merekam, dan memperbaiki konten sedikit demi sedikit. Dari proses itulah rasa percaya diri mulai tumbuh.

Bagi Rima, ngonten bukan soal langsung terlihat jago, tapi soal berani mulai dan mau belajar.

Belajar Dunia Konten Lewat Komunitas

Salah satu momen penting dalam perjalanannya adalah ketika Rima mengikuti Event Anniversary Squad Ngonten ke-3. Di event itu ia ingin bersilaturahmi dengan sesama mom creator sekaligus memperdalam ilmu perkontenan.

Materi yang paling relevan baginya adalah voice over (VO) karena hampir seluruh konten Rima menggunakan VO, dan sebelumnya ia juga sudah mempelajarinya secara otodidak. Dengan belajar lebih terstruktur, ia pun semakin memahami bagaimana membuat suara yang jelas, enak didengar, dan mendukung storytelling konten.

Dari sini, Rima menyadari bahwa komunitas punya peran besar dalam mempercepat proses belajar seorang content creator.

Menentukan Niche: Lifestyle Ibu Rumah Tangga

Dalam membangun konten, Rima memilih niche lifestyle ibu rumah tangga. Alasannya simpel: ini adalah kehidupan yang ia jalani setiap hari.

Konten tentang keseharian ibu terasa lebih jujur, relevan, dan mudah dikembangkan karena bersumber dari pengalaman nyata. Tanpa harus mengikuti tren yang tidak sesuai, Rima fokus membuat konten yang dekat dengan audiensnya.

Keaslian inilah yang justru menjadi kekuatan utama dalam membangun kepercayaan followers.

Alasan Bertahan Ngonten dari Rumah

Ngonten bagi Rima bukan sekadar hobi. Ia ingin lebih berdaya sebagai perempuan, tetap berkarya, dan menghasilkan dari rumah.

Di tengah rutinitas domestik, konten menjadi ruang untuk mengekspresikan diri dan membuktikan bahwa ibu rumah tangga juga bisa berkarya dan berdampak.

Motivasi ini yang membuat Rima tetap konsisten, meskipun hasil tidak selalu datang cepat.

Cara Mengatur Waktu Ngonten untuk Ibu Rumah Tangga

Manajemen waktu adalah tantangan besar bagi mom creator. Rima menyiasatinya dengan cara yang realistis. Tidak ada jadwal kaku. Hal terpenting adalah konten tetap berjalan tanpa mengorbankan keluarga. Berikut strategi yang diterapkan Rima.

  • Job visit diambil saat akhir pekan agar bisa sekalian quality time bersama keluarga
  • Konten rumahan dibuat saat anak sekolah atau bayi tidur
  • Editing dilakukan malam hari ketika rumah sudah tenang

Tantangan dalam Proses Membuat Konten

Dalam perjalanan ngonten, tidak semua konten berjalan sesuai rencana. Ada kalanya konsep sudah dibuat, tapi hasil akhirnya berbeda dari yang diharapkan.

Rima memilih untuk tidak terlalu keras pada diri sendiri. Baginya, proses kreatif adalah perjalanan panjang. Selama tetap konsisten dan mau belajar, setiap konten—sudah bagus atau masih kurang maksimal—tetap punya nilai.

Dukungan Keluarga sebagai Support System

Salah satu kekuatan terbesar Rima adalah support system keluarga. Suami dan ketiga anaknya mendukung penuh, bahkan bersedia terlibat sebagai talent konten.

Dengan dukungan ini, proses ngonten terasa lebih ringan dan menyenangkan. Konten tidak lagi menjadi beban, melainkan aktivitas yang dijalani bersama.

Pengalaman Berkesan: Konten Event di PRJ

Pengalaman yang paling membekas bagi Rima adalah saat ngonten di Pekan Raya Jakarta (PRJ). Dalam satu hari, ia mengerjakan konten untuk tiga brand sekaligus di lokasi yang sangat ramai.

Dengan waktu terbatas dan kondisi yang tidak ideal, Rima harus cepat mengambil footage dan menyesuaikan strategi. Pengalaman ini mengajarkannya tentang adaptasi dan profesionalisme sebagai content creator.

Pesan untuk Pemula yang Ingin Menjadi Content Creator

Untuk perempuan yang baru ingin memulai, Rima berpesan agar tidak setengah-setengah. Jangan terlalu pilih-pilih job dahulu, termasuk job barter. Kenapa? Karena semua itu bisa dianggap sebagai proses belajar dan menambah variasi portfolio.

Dengan konsistensi, kepercayaan diri dan peluang akan tumbuh seiring waktu.

Niatkan hati untuk jangan setengah-setengah, jangan pilih-pilih job. Walau job barter, anggap saja itu untuk portfolio kita, sambil kita belajar membuat konten yang lebih baik lagi.

Mampir ke Akun Instagram Rima

Konten ibu rumah tangga

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *