Dianty Puspitasari: Squad Ngonten adalah Rumah Kreatifku
Di balik rutinitas pekerjaan yang padat, banyak perempuan tetap menyimpan keinginan sederhana: bertumbuh, mengekspresikan diri, dan mencoba hal baru tanpa takut dihakimi. Keinginan itulah yang pelan-pelan membawa Dianty Puspitasari bergabung dengan Squad Ngonten.
Sehari-hari, Dianty bekerja sebagai data analyst di sebuah instansi pemerintah. Dunia yang ia geluti menuntut ketelitian, logika, dan struktur. Namun, di luar itu, Dianty juga memiliki ketertarikan pada dunia konten—sebuah ruang yang justru menuntut keberanian, ekspresi diri, dan konsistensi.
Awal Bergabung: Datang dengan Rasa Penasaran
Dianty pertama kali bergabung dengan Squad Ngonten saat acara anniversary pertama di tahun 2023. Saat itu, keikutsertaannya lebih dilandasi rasa penasaran dan keinginan untuk belajar. Ia belum sepenuhnya yakin dengan dirinya sendiri sebagai kreator.
Seperti banyak orang lain, Dianty sempat ragu untuk mengunggah konten. Ada rasa takut kontennya belum cukup baik, takut salah, dan takut dinilai. Namun, pengalaman yang ia temui di Squad Ngonten perlahan mengubah cara pandangnya.
Lingkungan yang Aman untuk Belajar
Salah satu hal yang paling berkesan bagi Dianty adalah suasana komunitas yang ia rasakan sejak awal bergabung. Proses belajar tidak berlangsung dalam tekanan, melainkan dalam kebersamaan.
Di Squad Ngonten itu banyak kelas-kelas seru, dan juga komunitasnya itu nggak judging (menghakimi). Kita sama-sama belajar bareng.
Lingkungan seperti ini membuat Dianty merasa lebih nyaman untuk mencoba. Ia mulai berani mengunggah konten, lebih konsisten, dan tidak lagi terlalu keras pada dirinya sendiri ketika hasilnya belum sempurna. Belajar tidak lagi terasa sebagai beban, melainkan proses yang wajar.
Bertumbuh Bersama, Bukan Sendiri
Beragam kelas yang tersedia—mulai dari pembuatan konten, personal branding, hingga storytelling—memberi Dianty bukan hanya pengetahuan baru, tetapi juga keberanian untuk mempraktikkannya. Namun, yang tak kalah penting adalah rasa kebersamaan yang tumbuh di dalam komunitas.
Di Squad Ngonten, Dianty menemukan teman-teman dengan keresahan yang serupa. Proses bertumbuh dijalani bersama, saling menyemangati, dan saling belajar. Tidak ada tuntutan untuk bergerak lebih cepat dari yang lain.
Lebih dari Sekadar Komunitas
Ketika ditanya apa arti Squad Ngonten baginya, Dianty menjawabnya dengan sederhana, tetapi penuh makna.
Buat aku, Squad Ngonten itu bukan cuma komunitas, tapi rumah dan keluarga kreatifku.
Di tempat inilah ia merasa bisa pulang, bukan hanya untuk belajar keterampilan baru, tetapi juga untuk mendapatkan dukungan emosional. Sebuah ruang di mana setiap proses dihargai, dan setiap langkah kecil tetap dianggap berarti.
Cerita Dianty menunjukkan bahwa bertumbuh sebagai kreator tidak selalu dimulai dari kepercayaan diri yang besar. Kadang, yang dibutuhkan hanyalah satu ruang yang aman, satu komunitas yang suportif, dan keberanian kecil untuk terus melangkah.
Bagi Dianty, Squad Ngonten menjadi ruang itu—tempat bertumbuh, belajar, dan pulang bersama.
Mampir ke akun Instagram Dianty

Mulai perjalananmu
bersama Squad Ngonten
