Cara Membuat Script Video Reels untuk Pemula
Apa Itu Script?
Dalam pembuatan konten video, script secara sederhana dapat diartikan sebagai
kerangka atau panduan singkat yang berisi:
- Opening (hook)
- Isi (pesan utama), dan
- Penutup (Call-to-Action/CTA).
Arti Penting Script
Script membantu kreator memiliki peta arah agar konten tetap fokus, jelas, dan tidak melebar ke mana-mana.
Bagi kreator pemula, script sangat membantu untuk:
- mengurangi rasa grogi saat rekaman,
- mempercepat proses produksi konten,
- menjaga pesan tetap tersampaikan ke audiens.
Jika kamu rajin membuat catatan harian, itu akan membantu proses pembuatan script kontenmu. Kami membahasnya lebih lengkap di Ide Konten dari Kehidupan Sehari-hari: Cara Mengubah Curhatan jadi Konten Relatable
Struktur Script dan Penjelasannya
Opening (Hook)
Bagian awal video yang bertujuan menarik perhatian audiens dalam 3–5 detik pertama.
Fungsi: menghentikan scroll, memberi alasan kenapa video penting ditonton.
Contoh:
- “Bikin Reels tapi capek karena take ulang terus?”
- “Kenapa Reels kamu sepi padahal isinya bagus?”
Isi (Pesan Utama)
Bagian inti video yang berisi informasi, cerita, atau solusi.
Fungsi: memberikan nilai (value), membangun kepercayaan audiens.
Contoh:
- Penjelasan singkat
- Tips praktis
- Pengalaman pribadi
Penutup (CTA)
Bagian akhir video yang berisi ajakan kepada audiens untuk melakukan tindakan tertentu.
Fungsi: meningkatkan interaksi (engagement), mengarahkan audiens ke tujuan konten.
Contoh:
- “Save video ini biar nggak lupa.”
- “Follow untuk tips ngonten lainnya.”
- “Tulis di komentar, kamu tim pakai script atau spontan?”
Contoh Script Video Reels Sederhana
| Durasi | Voice Over | Visual (Scene) |
| 10 detik | “Awalnya, aku bekerja di kantor, menjalani rutinitas yang padat dan serba cepat.” | Cuplikan aktivitas di kantor atau adegan yang menggambarkan kesibukanmu saat bekerja. |
| 10-20 detik | “Namun, setelah anakku lahir, aku tidak ingin menyerahkannya untuk diurus orang lain.” | Transisi ke suasana di rumah. Cuplikan kamu sedang duduk di rumah, memandangi bayi yang sedang tidur atau bermain. |
| 20-30 detik | “Aku ingin berada di sampingnya selama ia tumbuh. Tapi aku juga tetap ingin punya penghasilan mandiri.” | Cuplikan momen pengasuhan anak yang sibuk, dan mungkin kamu duduk sambil istirahat sejenak. |
| 30-40 detik | “Bagaimana caranya? Akhirnya kuputuskan bekerja dari rumah sebagai mom creator.” | Kamu terlihat mendapat ide, kemudian menggunakan laptop atau smartphone, menggambarkan kamu mulai bekerja dari rumah. |
| 40-50 detik | “Sebagai mom creator, aku kini bisa memperoleh penghasilan…” | Cuplikan kamu sedang berbicara ke kamera (mengulas produk) dan mem-posting konten melalui ponsel atau laptop. |
| 50-60 detik | “…sambil terus mendampingi pertumbuhan anakku.” | Cuplikan akhir, kamu bermain dengan anak sambil tersenyum, menutup video dengan pelukan atau ciuman ke anak. |


One Comment