Ide kerja sampingan untuk ibu rumah tangga

Ide Kerja Sampingan untuk Ibu Rumah Tangga

Artikel ini berisi pembahasan tentang ide kerja sampingan untuk ibu rumah tangga yang bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja.

Tak sedikit ibu rumah tangga yang ingin memperoleh penghasilan sendiri. Sayangnya, mereka sering terkendala oleh waktu karena kesibukan sehari-hari.

Selain itu, ibu rumah tangga juga sering terkendala dalam hal ruang gerak karena mereka tidak bisa sering ke luar rumah.

Untuk itu, ibu rumah tangga perlu pekerjaan yang lebih fleksibel.

Konten kreator dapat menjadi pilihan yang pas.

Apa itu Konten Kreator?

Konten kreator adalah orang yang membagikan konten (bisa teks, gambar, audio, video) secara teratur di platform media sosial.

Sebetulnya, sudah banyak orang yang membagikan konten di media sosial. Apakah mereka juga konten kreator?

Tidak semua orang yang membagikan konten bisa disebut konten kreator. Karena seorang konten kreator harus membagikan konten secara rutin.

Bukan mereka yang upload sesekali, lalu sering menghilang.

Jadi, kalau kamu ingin menjadi konten kreator, buatlah dan bagikan kontenmu secara rutin di media sosial. That’s it!

6 Alasan Ibu Rumah Tangga Cocok Menjadi Konten Kreator

Ibu rumah tangga yang ingin memperoleh penghasilan sangat cocok menjadi konten kreator.

Kenapa?

Berikut beberapa alasannya.

1. Potensi Penghasilan Nyata

Dalam banyak pengalaman, banyak ibu rumah tangga sudah bisa menghasilkan cuan meskipun mereka masih konten kreator pemula.

Di Squad Ngonten, komunitas konten kreator perempuan, ibu rumah tangga dapat mengikuti berbagai job yang dibagikan.

Berapakah penghasilan atau gaji seorang konten kreator?

“Fee dari setiap job konten rata-rata Rp250.000 s.d 2.000.000,” ungkap salah satu member Squad Ngonten, Kinan.

Kisaran fee yang disebut Kinan adalah untuk setiap job.

Jadi, tak heran kalau beberapa konten kreator ibu rumah tangga di Squad Ngonten bisa memperoleh penghasilan setara gaji minimum di Jakarta, yaitu sekitar Rp5.000.000 per bulan.

Jumlah penghasilanmu sebagai konten kreator sebetulnya bisa tak terbatas. Semua tergantung dari bagaimana kamu meningkatkan keterampilan dan kepercayaan brand.

2. Peluang Karier Jangka Panjang

Kalau ditekuni dengan serius, konten kreator tidak hanya bisa jadi sampingan bagi ibu rumah tangga, tetapi juga bisa membuka berbagai peluang karier di masa depan. Ini karena  menjadi konten kreator melatih banyak kompetensi. Contohnya sebagai berikut.

  • Storytelling
  • Public speaking
  • Copywriting
  • Editing video
  • Personal branding
  • Digital marketing

Seiring waktu, jaringan pergaulanmu juga akan semakin meluas, bisa mencakup teman sesama kreator, agensi, manajer pemasaran, hingga brand owner.

Menjadi konten kreator bisa menjadi batu loncatan bagi ibu rumah tangga untuk membangun profesi kreatif lainnya.

3. Fleksibel Secara Waktu dan Tempat

Kegiatan ngonten bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja. Kamulah yang memegang kendali.

Tidak ada jam kerja kaku.

Tidak ada tuntutan harus keluar rumah.

Konten bisa dibuat:

  • Saat anak tidur
  • Saat ada waktu senggang
  • Atau dijadwalkan sekaligus (batching)

4. Disukai oleh Brand

Ibu rumah tangga adalah salah satu segmen yang disukai brand untuk diajak kerja sama.

Ini karena ibu rumah tangga pada umumnya adalah pengambil keputusan (decision maker) dalam belanja keluarga.

Ibu rumah tangga tidak hanya memutuskan membeli untuk kebutuhannya sendiri, tetapi juga untuk kebutuhan anak dan suaminya.

Jadi, sangat penting bagi brand untuk bekerja sama dengan para ibu rumah tangga, terlebih mereka yang tergabung dalam komunitas konten kreator.

5. Modalnya Relatif Murah

Untuk menjadi konten kreator ibu rumah tangga yang menghasilkan cuan, hanya dibutuhkan:

  • Smartphone
  • Internet
  • Konsistensi
  • Kreativitas (ilmu/skill/personality)

Tidak perlu studio mahal atau alat canggih di awal.

6. Tidak Harus Punya Banyak Followers

Saat ini brand tidak selalu melihat akun besar atau public figure. Akun kecil dan menengah juga tak kalah diminati.

Alasannya, akun-akun seperti ini dianggap lebih dipercaya audiens saat merekomendasikan produk dibandingkan iklan dan ulasan oleh public figure.

Konten dari akun kecil dan menengah cenderung bersifat natural (tidak banyak polesan). Bagi brand, yang penting adalah persona si kreator cocok dengan produk serta pesan yang ingin mereka sampaikan.

Jadi, kalau misalnya akun Instagram-mu banyak konten tentang produk anak, meski followermu tidak banyak, kamu tetap sangat mungkin disukai brand.

Brand tidak hanya mencari akun besar.

Mereka mencari:

  • Audiens yang tepat
  • Persona yang relevan
  • Konten yang dipercaya

Demikianlah beberapa alasan kenapa ibu rumah tangga sangat cocok menjadi konten kreator.

Kalau kamu tertarik dan ingin mulai, coba kamu lanjutkan membaca artikel kami tentang Cara Mulai Menjadi Konten Kreator Ibu Rumah Tangga .

Kamu juga bisa memulai langkahmu dengan follow IG atau bergabung dengan Squad Ngonten.

Konten ibu rumah tangga

Menjadi Perempuan yang Berkarya, Berdaya, dan Berdampak

Bangun skill kreatifmu bersama lingkungan pertemanan yang suportif di sini.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *